Minggu, 31 Maret 2013

Sisi lain peduli Banjir 2013

Ini perjalanku awal februari yang lalu, baru sempat kutorehkan kenangan ini untuk suatu saat bisa aku kenang  sendiri, kadang membaca tulisanku yang dulu pernah aku posting bisa membuatku tertawa geli dan bisa mengingkatkan pada masa-masa itu, jadi aku mencoba mengingat ini untuk ku kenang suatu saat nanti,,,,,

Perjalanan ini adalah perjalanan dimana aku mengikuti Baksos di tempat aku kerja,,,Fakultas agama islam Unisma mengadakan baksos untuk korban banjir yang terjadi pada akhir januari yang lalu dimana jakarta diberitakan di banyak televisi yang mengatakan jakarta tenggelam, memang pada hari itu jakarta benar-benar mengalami bencana banjir yang bisa dibilang merata, sampai sampai istana pun terkena banjir tak terkecuali Unisma tempat aku bekerja juga tak luput dari banjir pada saat itu, hujan terus mengguyur jakarta dan sekitarnya aku masih ingat hujan mulai dari sore hingga pagi tak kunjung reda, itupun hujanya sangat deras sampai aku mau berangkat kerjapun hujan masih tetap mengguyur jabodetabek.Alhasil banjir terjadi dimana-mana.

Dan sebagai lembaga pendidikan yang peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan, Fakultas agama islam Unisma Bekasi mengadakan bakti sosial terhadap korban banjir yang terisolir dan jarang mendapatkan bantuan, pada saat aku ditugaskan untuk ikut serta dalam rombongan bakti sosial aku senang dan enjoy aja dalam menjalaninya.karena memang aku sangat antusias pada hal-hal yang berbau sosial.Aku beserta dosen dan staff sudah siap pada jam 08.00 karena kebiasaan jam di indonesia ngaret kita akhinya berangkat jam 09.00.Aku menganggap baksos ini sebagai jalan jalan di akhir pekan, karena memang aku juga belum lama berada di Bekasi,dan belum tau jalan ke daerah2 sekitar bekasi, tujuan baksos ini ke daerah Muara gembong, tepatnya di Desa Pantai Bahagia.

Karena daerah ini masih daerah Bekasi aku pikir mungkin butuh waktu 1atau 2jam lah paling lama, tak kusangka ternyata perjalanan ini sungguh panjang sekali, jalan yang aku lalui bersama rombongan sungguh sangat memprihatinkan jalan berlubang dan becek, dan keadaan lingkungan di sekitar juga sangat memprihatinkan rumah rumah kecil bertembokkan bambu masih banyak di temui di daerah ini, keadaan tanah yang basah dan becek disekitar rumah serta sampah yang menumpuk menjadi pemandangan yang aku lalui. Kupikir kota bekasi semua daerahnya adalah kota seperti di jakarta yang gedung-gedungnya tinggi menjualang ternyata masih ada tempat yang seperti ini bahkan di desa asalku pun kurasa keadaanya lebih baik daripada di daerah ini.

Perjalanan ini kurasakan sungguh sangat panjang, karena keadaan medan yang buruk walaupun berada di dalam mobil tapi rasanya seperti sedang berdisko ria selalu bergoyang-goyang tanpa henti, apalagi aku berada di kursi paling belakang goncanganya sungguh bisa kurasakan hingga membuatku mual, rasanya ingin muntah saja selama 4 jam perjalanan dengan medan yang sungguh memprihatinkan.Karena medan yang parah sopir pun berinisiatif mencari medan yg lebih baik akhirnya kita memutuskan untuk naik keatas tanggul tanpa disadari jalan di tanggul itu begitu sempit sehingga kalau ada kendaaraan yang berlawanan sepertinya tidak bisa dilewati dan menakutkan juga bila sopir tidak konsentrasi bisa2 jatuh ke bawah sungai, karena kita ketakutan akhinya kita memutuskan untuk turun lage daripada ntar terjadi sesuatu yng tidak diinginkan lebih baik lewat jalan yang mengerikan di bawah saja.
Karena mobil mau turun para penumpang ikutan turun
Akhirnya setelah 4 jam perjalanan kita sampai juga, di Muara gembong, tapi tidak sampai sini perjalan kita, kita juga harus naik perahu untuk mencapai tujuan yaitu Pantai Bahagia.Entah mengapa desa tersebut dinamakan pantai bahagia padahal disana tidak ada pantainya.Mungkin karena orang2nya semua bahagia kale yah??hehe

Ternyata kita kesini tidak sendirian, ada juga yang mau memberikan bantuan ke pantai bahagia yaitu Fakultas kedokteran UNPAD,Mereka membawa bantuan makanan dan juga obat-obatan dan para dokter-dokter muda itu akan menginap dan memberikan bantuan bagi yang sedang sakit, aduhh,,,ternyata dokter dokter muda itu ada juga yang mau sampai bersusah payah datang ketempat yang terpencil untuk mengamalkan ilmunya bagi orang lain, aku jadi merasa terharu trus mereka juga ganteng2 lage...hehehe.Kita semua akhirnya berangkat bersama dalam satu perahu, karena memang tujuan kita sama kita bersama akhirnya saling membantu untuk menaikkan bantuan kedalam perahu,
itu aku lage narsis hehe
Peduli Banjir 2013
Setelah melalui perjalanan darat yang melelahkan sampai, naik diatas tanggul dan turun lage dan setelah naik perahu selama setengah jam akhirnya rombongan sampai juga di pantai bahagia, bantuan kita berikan di keluaran desa tersebut, diterima oleh para staff kelurahan yang sedang bertugas,semoga bantuan ini bisa membuat desa pantai bahagia menjadi lebih bahagia dan yang memberipun ikut bahagia hehehe...
Bantuan akhirnya sampai di pantai bahagia
Aku juga bahagia karena bisa ketemu dokter-dokter muda yang ganteng baik hati dan berjiwa sosial lage, aduh kayaknya idaman semua wanita gtu loh hehehe...Mau gak ya dokter itu sama saya :))
berhayal boleh kok hohoho sapa tau diaminin para malaikat heheheh :)











Selasa, 19 Maret 2013

Loe loe,Gwe gwe

Sekedar sharing nich yahh, pengalamanku hidup di bekasi selain macet dan makanan yang gak sesuai di lidah aku ternyata banyak juga pelajaran yang bisa aku ambil dari perantauan ini. aku disini merantau, merasakan gimana kerasnya hidup di ibukota. Yah teryata memang keras. sudah bisa aku rasakan,orang-orang disini yang katanya loe loe, gue gue yah itu benar adanya tapi ditambahin suka mencari-cari keburukkan orang lain. yah seperti itulah fakta yang aku dapati disini

Memang kebanyakan orang disini adalah orang perantauan, yang datang dari berbagai daerah di indonesia, dan menyelaraskan sifat yang berbeda dari daerah yang berbeda2 itu memang susah. ada yang punya watak dan sikap yang keras, ada juga yang di depan baik dibelakang gak taulah. ada juga yang blak-blakan ngomong gak mikirin perasaan orang,  ada yang cuek bebek gak ngurus urusan orang tapi ada juga yang diem dan kalem

Awal2 disini sempat kaget juga yah, bertemu dengan berbagai macam sifat yang berbeda dan pembawaanya yang keras sangat berbeda dengan keadaanya dulu waktu aku di jogja, walaupun banyak berkumpul orang dari berbagai daerah di indonesia tapi sikap mereka bisa sinkron dengan orang2 dijogja yang terkenal ramah dan baik.

Menurutku keaadaan disini juga membuat orang2 disini begitu keras, mereka merantau dsini untuk kerja dan situasi yang membuat mereka seperti itu, dengan keadaan orang yang cuek sama kita, kita jadi terbawa untuk melakukan hal yang sama, kalo dia ajah cuek ngapain aku beramah tamah dan baik pada mereka?? itu mungkin yang dipikirkan orang2 disini.Termasuk aku....

Aku adalah tipe orang yang ceria, murah senyum suka menyapa dan suka SKSD sama orang yang baru ku kenal, sekarang semua itu sudah tidak berlaku disini, gimana mau senyum orang yang kita ajak senyum ajjah cemberut, gimana mau menyapa yang mau aku sapa ajah klo disapa melengos, aku juga jadi serba salah, waktu pertama kali aku dikos masalah yang seharusnya tidah menjadi masalah menjadi sebuah masalah besar,,,,, waw banget gtu kenapa orang2 dsini seperti itu, kaget dan juga gak menyangka ajah aku bukan tipe orang yang suka cari masalah tapi kenapa orang2 mencari kesalahan dan membuatnya jadi masalah??

Bukanya aku men jugmen bahwa orang2 disini gak ramah atau gak baik yahhh, banyak juga orang orang yang baik disini tapi mereka mungkin terlalu cuek dan hanya mikirin urusan masing-masing tanpa mau mikir urusan orang. dan banyak juga yg mengatakan sesuatu hal tanpa memikirkan persaaan orang entah itu nyakitin atau gak ya gak dipikirin, mungkin itu pemikiran orang kota, beda dengan aku yang notabenya aku orang jawa dari kecil aku diajarkan untuk pekewoh (Malu) yang malu atau hormat sama orang yang lebih tua, malu kalo belum ditawarin udah nyelonong duluan, kasaranya begini, klo belum di tawarin suruh makan ya gak makan, klo belum ditawari untuk masuk ya gak masuk, yang jelas tata kramanya seperti itu. dan aku diajari untuk kalo berkata dengan orang lain sebisa mungkin tidak menyakiti hati, walaupun kita menegur ya menegur secara halus seperti itulahh,,,,

Jangankan untuk saling membantu, saling bertegur sapa ajah susah,,,,, aku jadi keinget waktu dulu ngekos di jogja suasanya yang 180 derajat beda banget dengan keadaan disini. dulu klo mau makan ya makan bareng sepiring berbanyak, lagi maen ya maen bareng satu kos ikut semua, lagi tidur ya tidur bareng sampe kayak ikan dikeringin,, nonton film juga bareng2, klo ada temen yang sedih atau susah kita saling membantu saling curhat, disni boro2 mau curhat mau ngobrol ajah susahhh

Yahh mungkin memang keadaanya sudah seperti itu, aku sebagai pendatang juga harus bisa menyesuaikan diri dengan keadaan yang seperti ini,  yang penting aku melaksanakan kewajiban aku dan aku gak merugikan orang lain, harus tetap semangat untuk menggapai impianku,,,,

Cayo,,cayoo moon you can do it....










Sabtu, 16 Maret 2013

Beranjak dari Zona Aman

dreamtime.com
Setelah sekian lama aku vakum dalam dunia ngeblog,dan mulai sekarang i will be back to my beloved blog moon, dan setelah sekian lama kehidupanku sudah berubah dengan cerita-cerita baru dalam hidupku,,,Setelah kelulusankan pada bulan agustus 2012 dan setelah merasakan jadi pengangguran terselubung selama tiga bulan dan setelah pengorbanan dan usaha-usaha aku untuk mendapatkan pekerjaan dan sekarang aku disini, terdampar di ibu kota jakarta, tepatnya masih di daerah jabodetabek yaitu di bekasi satu jam untuk menuju jakarta. Keputusanku untuk beranjak dari zona aman kehidupanku udah aku mulai dengan mulai merantau ke ibukota, aku ingin merasakan kehidupan baru, pengalaman baru, dan semangat baru untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. aku ingin memanfaatkan momentum kelulusanku jadi sarjana ini untuk menjadi manusia yang lebih berharga lebih dewasa dan lebih bertanggung jawab, intinya aku ingin berubah, bukan berubah menjadi spiderman ataupun superman tapi aku ingin kehidupanku berubah menjadi lebih baik.

Bulan Desember tanggal 18 aku mulai menginjakkan kaki di daerah ini, daerah yang asing buatku, daerah yang baru ku kenal, dan sekarang aku mencoba untuk bisa lebih akrab dengan kota baruku ini.
sudah 3 bulan ini aku mulai mengenali kota ini dengan segala yang ada disini, berbeda dengan jogja memang di ibukota itu keras, benar kata orang2 ibukota lebih kejam dari ibu tiri tapi aku akan berusaha untuk menjadikan ibu tiri ini menyukaiku. walaupun belum sepenuhnya aku terbiasa dengan keadaan kota ini aku sudah mulai mengenalinya dengan kemacetan dimana-mana dengan makanan yang aneh dilidahku, entah kenapa aku merasa makanan disini kurasakan tidak enak, entah lidahku yang bermasalah atau memang masakan dsini tidak enak, mungkin memang lidahku yang bermasalah karena belum terbiasa dengan masakan disini.

Dan tentang pekerjaanku aku disini bekerja sebagai staf perpustakaan di Universitas islam 45 Bekasi. yah masih staff biasa aja, Sesuai dengan basic aku sebagai sarjana ilmu perpustakaan, aku disni bekerja sebagai staff perpustakaan.Untuk rekan kerja alhamdulilah bapak bapak dan ibu2 yang sekantor sama aku juga baik semuanya, dosen2pun sangat ramah menerimaku, aku ditempatkan di fakultas agama islam dan aku adalah staff yang paling muda di kantorku, aku senang mempunyai partner kerja seperti bapak/ibuku sendiri, semoga kita bisa menjadi keluarga dalam pekerjaan ini.  

Mungkin ceritaku samapi disini dulu, nanti aku akan melanjutkan ceritaku di season beikutnya yang tentunya lebih seru dan lebih baik lagi love u.....
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Google+ Followers